Top 9 Tips Mendaki Gunung Saat Berpuasa

Mendaki gunung memang kini tak hanya sekedar hobi saja melainkan sudah menjadi kebutuhan hidup di zaman modern.

Namun ketika memasuki bulan Ramadhan bagi umat Islam tentunya diwajibkan untuk berpuasa, nah walaupun sedang berpuasa kita masih bisa tetap mendaki gunung kok.

Asal dengan mengikuti tips dibawah ini, pendakianmu di bulan Ramadhan tidak akan terlalu terganggu walaupun sedang berpuasa.

Jangan membatalkan puasa hanya karena ingin mendaki gunung, justru kamu bisa menganggapnya sebagai tantangan tersendiri, namun jangan memaksakan diri ya.




Pilih Gunung yang Memiliki Jalur Ringan

foto sunrise gunung andong
pilih gunung yang ringan. foto : brobali.com

Saat puasa tentunya stamina tubuh sedikit menurun, jangan memaksakan diri untuk mendaki di gunung yang memiliki jalur cukup ekstrim dan menguras banyak tenaga, seperti gunung Slamet, Sindoro hingga Rinjani.

Sebagai gantinya kamu bisa mendaki di gunung yang memiliki jalur ringan seperti gunung Andong, gunung Prau, Ungaran dan lainnya, walaupun gunung Andong juga memiliki jalur yang cukup membuat kaki kita capek namun pendakiannya tidak terlalu memakan waktu, jadi kamu memiliki lebih banyak waktu untuk istirahat.






Mendakilah Saat Malam Atau Sore Hari

foto mendaki di malam hari
mendaki di malam hari. foto : priedn.blogspot.com

Jika biasanya kamu mendaki di siang hari, sekarang saatnya kamu mulai mendaki di malam hari, jika kamu sudah memilih gunung yang tepat dengan jalur cukup ringan kamu bisa mendaki di malam hari setelah shalat tarawih.

Hal ini agar tubuh tidak terlalu lelah karena terik matahari di saat siang akan menguras tenagamu dan menjadikanmu sangat haus, tidak ada salahnya kok mendaki di malam hari, jadi kenapa tidak kamu coba ?




Gunakan Penutup Kepala

foto pendakian gunung rinjani
jangan lupa gunakan topi ya. foto : stenisia.wordpress.com

Apabila kamu terpaksa mendaki di siang hari, jangan lupa membawa penutup kepala seperti topi atau buff agar terhindar dari teriknya sinar matahari secara langsung yang bisa menyebabkanmu dehidrasi.

Karena perlu diperhatikan, dehidrasi merupakan gejala yang cukup berat untuk ditahan apabila tidak segera diatasi maka tenagamu akan langsung hilang, nah, dengan adanya penutup kepala perjalananmu akan sedikit lebih ringan bukan ?


Baca Juga :
Tips berwisata saat puasa





Bawalah Perbekalan Secukupnya

foto perbekalan pendakian
bawa barang secukupnya. foto : www.exploregunung.com

Bawalah peralatan secukupnya saja, jangan memberatkan tubuhmu dengan tas yang terisi penuh dengan barang-barang yang sebenarnya bisa kamu tinggal, disarankan untuk membawa peralatan yang memiliki fungsi ganda seperti jaket anti air dan angin, pisau lipat, dan pakaian cepat kering.






Pilihlah Teman yang Mendukung

foto pendakian gunung merapi
pilih teman yang tepat. foto : brobali.com

Poin ini cukup penting agar puasamu tetap terjaga dan tidak tergoda oleh sesuatu yang dapat membatalkan puasamu, pilihlah rekan pendakian yang mendukung ibadah puasamu dengan memilih yang seiman atau berbeda kepercayaan juga tidak masalah asal mereka mau menghormati ibadah puasamu.

Baca Juga : 
Ingin disebut romantis ? ajak pasanganmu ke bukit-bukit ini









Jaga Asupan Gizi dan Nutrisimu


foto contoh logistik pendakian

piramida makanan. foto : chindypermata.wordpress.com

Tips ini juga tak kalah penting, jika biasanya kamu mendaki gunung dengan membawa logistik seperti mie instan, kini saatnya kamu beralih ke makanan yang lebih bergizi.

Pastikan kamu membawa makanan yang memiliki karbohidrat dan protein seperti telur, sosis atau daging. Memang mie instan tidak dilarang, namun tidak dianjurkan untuk perbekalan mendaki, apalagi jika mendaki di bulan Ramadhan, jadi sayangi tubuhmu ya.


Mencari Spot Foto Keren di Purbalingga ? Yuk Ke Wisata-Wisata Ini Aja

Purbalingga merupakan sebuah Kabupaten di Jawa Tengah, bersama Kebumen dan kota tetangga lainnya, Purbalingga juga terkenal dengan bahasa Ngapak yang khas dan unik.

Di Kabupaten Purbalingga sendiri terdapat banyak tempat wisata keren yang bisa kita kunjungi, mulai dari wisata alam, sejarah, hingga wisata memacu adrenalin seperti rafting.

Namun kali ini BroBali akan merangkum tempat-tempat keren di Purbalingga yang akan membuat fotomu makin kece, anak muda biasa menyebutnya spot instagramable, dimana sajakah itu ? yuk kita simak.





Curug Nini

curug nini purbalingga
keren kan air terjunnya? foto : @ivansupandi 

Kabupaten Purbalingga juga terkenal dengan julukan Kota Seribu Curug karena banyaknya air terjun yang bisa kita temukan di Kabupaten ini.

Salah satu air terjun populer di Purbalingga adalah Curug Nini, walaupun tidak terlalu tingga, tapi suasana dan pemandangan alam di Curug Nini terasa masih alami, sebab lokasinya yang juah dari perkotaan.


Lokasi : Desa Cipaku, Kecamatan Mbrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.






Jembatan Cinta

foto jembatan cinta purbalingga
romantis nih kalau ngajak pasangan kesini. foto : @agusz_bramasta

Jembatan Cinta merupakan sebuah objek wisata yang cukup unik di Purbalingga, Jembatan Cinta adalah sebuah jembatan yang dibangun dari bambu wulung dan terletak diatas persawahan yang dikelilingi bukit dan sungai sehingga suasananya terasa alami.

Wisata ini sangat cocok bagi kamu yang sedang mencari spot fotogenik di Purbalingga, pemandangan alam indah dengan arsitektur jembatan yang unik merupakan perpaduan keren untuk menghasilkan foto yang memikat hati.


Lokasi : Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.




Gunung Slamet

foto sunrise keren di puncak gunung slamet
sunrise di puncak gunung slamet. foto : @akmaldidicky

Tempat wisata di Purbalingga kedua yang memiliki pemandangan mempesona adalah Gunung Slamet, gunung satu ini memiliki ketinggian lebih dari 3.400 Mdpl dan merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah, tak heran jika Gunung Slamet memiliki pemandangan indah, terutama lautan awannya.

Namun untuk mendaki di Gunung Slamet tidaklah mudah, kita harus memiliki stamina ekstra karena jalur pendakian Gunung Slamet yang terbilang cukup sulit.

Tapi sesampainya di puncak Slamet kamu akan melihat keindahan sunrise dan lautan awan yang menyelimuti kota-kota di sekitarnya, dijamin hasil fotomu akan serasa di negeri atas awan.

Lokasi : Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Baca Juga :
inilah Seven Summits of Indonesia yang harus kamu tahu





Igir Wringin

foto pemandangan keren di igir wringin purbalingga
pemandangan di wisata alam igir wringin purbalingga foto : @dzilarsy

Setelah Jogja dengan Kalibiru dan Kebumen dengan Bukit Pentulu Indahnya yang menarik banyak wisatawan, Purbalingga juga tak mau kalah dengan memunculkan sebuah tempat wisata bernama Igir Wringin, sebuah tempat wisata berupa bukit dengan gardu pandang dari kayu layaknya Kalibiru.

Igir Wringin menjadi spot favorit kalangan muda untuk mendapatkan foto keren di Kabupaten Purbalingga, di Igir Wringin, kita bisa melihat pemandangan alam Kabupaten Purbalingga dari ketinggian lho.

Igir Wringin biasanya ramai dikunjungi saat akhir pekan, selain itu wisatawan yang datang didominasi oleh anak muda, wisata Purbalingga satu ini akan membuat fotomu makin cantik dengan background alam yang indah.

Lokasi : Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.



Kamu Cuma Butuh Tips Simpel Ini Saja Jika Berwisata Saat Puasa

Bulan Ramadhan datang, tentu bagi umat muslim diwajibkan untuk berpuasa. Banyak orang menjadi malas beraktifitas ketika berpuasa karena tubuh tidak mendapat asupan energi.

Tapi harusnya puasa bukan menjadi alasan kita untuk malas melakukan kegiatan, terutama traveling. Bagi pecandu wisata, bulan puasa bukanlah halangan yang menyulitkan mereka.

Karena itu, Brobali.com akan memberikan tips wisata saat puasa buat kamu agar kamu tidak mengkambing hitamkan bulan puasa. Apa sajakah itu? Yuk kita simak.





Makan Makanan Bergizi Saat Sahur

makanan untuk sahur
enak nih. foto : @artsy_yogi03

Dimulai ketika kita sahur, agar kamu kuat menahan lapar seharian penuh ketika berwisata, tentu saat sahur kamu harus memberikan asupan gizi pada tubuhmu.

Perbanyak makan buah dan sayur serta kurangi minum kopi atau teh saat sahur, lalu sebagai tambahan kamu juga bisa mengkonsumsi vitamin agar staminamu tetap terjaga.




Pintar Memilih Tujuan Wisata

Saat puasa tentu kita harus pintar-pintar dalam memilih jenis wisata apa yang akan kita kunjungi. Alangkah lebih baiknya ketika berpuasa kamu berwisata ke Museum, taman, atau wisata indoor.

Daripada kamu mengunjungi wisata alam yang cukup menguras tenaga seperti trekking, mendaki gunung, outbond dan sebagainya. Sekedar saran, kamu bisa membuat daftar masjid keren di sekitar kotamu untuk dikunjungi saat berpuasa.

Baca Juga :
Tips mendaki gunung saat puasa.
Daftar Tempat wisata yang cocok kamu kunjungi saat puasa.




Pilih Waktu yang Tepat

Saat siang hari, ketika terik matahari terasa sangat panas, tentu akan membuatmu dehidrasi yang berakibat kelelahan pada tubuhmu.

Perlu kamu ketahui, menahan haus jauh lebih berat daripada menahan lapar, jadi jangan sampai kamu dehidrasi ketika sedang berwisata.

Karena itu, pintar-pintarlah dalam memilih waktu traveling saat puasa. Kamu bisa berwisata saat menjelang maghrib dengan tema ngabuburit ke tempat wisata favoritmu, atau kamu juga bisa berwisata malam setelah shalat tarawih.

Tapi jika memang kamu terpaksa berwisata saat siang hari, pastikan kamu membawa topi apabila mengunjungi tempat wisata yang terbuka, serta perbanyaklah istirahat agar tubuhmu tidak kelelahan dan dehidrasi.


Pesona Bukit Cumbri, Spot Kece Untuk Melihat Keindahan Wonogiri

Wonogiri memang memiliki kontur tanah yang hampir mirip dengan Kabupaten Gunung Kidul di Jogja, tak heran kedua daerah ini mempunyai jenis wisata yang tak jauh berbeda.

foto pemandangan puncak bukit cumbri 
pemandangan puncak cumbri. foto : @jady_rahmanto

Kedua Kabupaten tersebut memiliki banyak sekali wisata alam seperti pantai dan bukit.

Nah, berbicara mengenai wisata alam bukit, di Wonogiri terdapat sebuah bukit dengan pemandangan yang sangat indah lho, namanya Bukit Cumbri.




Apa yang Menarik di Bukit Cumbri Wonogiri?

Bukit Cumbri terletak di perbatasan antara Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur dan Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Bukit Cumbri memiliki ketinggian kurang lebih 638 mdpl,

foto berkemah di bukit cumbri wonogiri
berkemah di puncak cumbri. foto : @abusyiri

Bukit cumbri terkenal semenjak foto-foto keindahan alam di puncaknya tersebar di sosial media seperti facebook, twitter dan instagram, dari situ Bukit Cumbri mulai dikenal banyak orang hingga kini menjadi objekwisata populer di Wonogiri dan Ponorogo.

Untuk mendaki di Bukit Cumbri, terapat 3 jalur di Wonogiri yang bisa kita pilih, diantaranya :

  • Pintu Timur : Dusun Jatisari, Desa Biting, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri
  • Pintu Tengah : Dusun Sumber, Desa Biting, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri
  • Pintu Barat : Dusun Kepyar, Desa Kepyar, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri

Sedangkan apabila kamu ingin mendaki lewat Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, hanya terdapat satu jalur saja, yaitu melalui :

  • Desa Pager Ukir, Sampung, Ponorogo



Walaupun terbilang pendek, namun jalur yang harus kita lalui cukup menguras tenaga, pendakian bisa kita tempuh dengan waktu sekitar 1 jam, tergantung kecepatan kita, jalurnya cukup terjal dan licin, jadi hati hati ya.

Baca Juga :
Waduk Gajah Mungkur, Ikon wisata Wonogiri yang harus kamu kunjungi.



Sejarah Bukit Cumbri Purwantoro Wonogiri

foto sunset di puncak bukit cumbri

hayo tebak, ini sunrise apa sunset ? foto : @joeluluk

Bukit cumbri memiliki sejarah yang cukup unik, menurut cerita, dahulu Bukit Cumbri dihuni oleh seekor burung besar bernama “burung beri” biasa disebut dalam bahasa jawa “cok-bri” atau “manuk beri”.

Burung beri sering memangsa hewan-hewan ternak warga sekitar, seperti sapi-sapi penduduk yang sering digunakan untuk membajak sawah, karena kesal, akhirnya warga sekitar mengumpulkan tikus-tikus yang akan digunakan untuk mengusir burung tersebut.

Hingga lalu keesokan harinya, bulu-bulu dari Burung Cok-bri tersebut rontok karena digerogoti oleh tikus-tikus yang dikirim warga.

Saat Burung Beri mencoba untuk terbang, ia terjatuh dari puncak bukit karena tidak memiliki bulu, hingga akhirnya Burung Beri tersebut mati, karena itu bukit ini dinamakan Bukit Cumbri.

Bukit Cumbri sangat cocok dikunjungi bagi kamu yang mencari spot keren untuk melihat keindahan sunrise dan sunset, untuk bisa sampai di Puncak Cumbri-pun kita tidak perlu peralatan lengkap layaknya mendaki gunung pada umumnya.

Sekedar informasi, Bukit Cumbri memiliki 2 puncak, yaitu puncak sebelah kanan dan sebelah kiri, puncak kanan lebih tinggi daripada puncak kiri, tapi pemandangan di keduanya tak jauh berbeda.

Walaupun pemandangan di sekitarnya terlihat hijau, tapi di Bukit Cumbri sendiri lebih terkesan gersang, hanya ada beberapa pepohonan, bebatuan besar dan rerumputan saja, jadi jika kamu mendaki saat siang akan terasa cukup panas.

Baca Juga :
Yuk berkunjung ke Pantai Nampu, pantai paling populer di Wonogiri
Daftar gunung ramah pendaki yang harus kamu coba.

Dieng Culture Festival 2017 Segera Dilaksanakan, Intip Infonya Sekarang!

Kabar gembira bagi kamu yang menyukai wisata festival, Dieng Culture Festival 2017 atau biasa disingkat DCF 2017 akan segera hadir.

dieng culture festival 2017
dieng culture festival 2017

Setiap tahunnya Dieng Culture Festival menjadi salah satu festival di Indonesia yang selalu dinanti-nanti oleh wisatawan.

Hal ini karena DCF menawarkan sebuah konsep festival yang cukup unik, yaitu perpaduan budaya tradisional dan budaya modern.

Dieng Culture Festival selalu berhasil menarik ribuan wisatawan, baik wisatawan Indonesia maupun wisatawan mancanegara. Tak heran jika tiket DCF selalu cepat habis.

Nah, bagi kamu yang tahun lalu tidak bisa mengikuti Dieng Culture Festival, tenang, karena DCF ke-8 akan dilaksanakan tahun 2017 ini.