Skip to main content

Punya produk atau jasa? iklankan di Brobali saja, MURAH loh!, cek contohnya disini. Lihat Syaratnya disini

×

Kumpulan Puisi Kupu-Kupu Singkat, Indah & Lucu

foto kupu kupu indah biru

Kupu-kupu atau dalam bahasa latin disebut Lepidoptera merupakan salah satu hewan yang termasuk kedalam jenis serangga bersisik yang melambangkan keindahan, warna-warni dari sayapnya membuat kupu-kupu dijadikan sebagai ikon feminim bagi para wanita.

Tak sedikit pula orang-orang yang menciptakan karya seni sastra dengan kupu-kupu sebagai temanya. Nah, berbicara tentang hal itu, di bawah ini Brobali.com sudah mengumpulkan beberapa puisi tentang kupu-kupu yang bisa menjadi inspirasimu. Penasaran? Yuk langsung scroll ke bawah.




KUPU-KUPU

Kupu-kupu itu telah jadi kau
Sayapnya menjadi aku dalam senyap
Menyaksikan dari tiada menjadi tiada
Seperti datangmu menjadi pergimu
Dentang jantung mengiringinya
Tarian waktu yang berjinjit

Perlahan wajahmu menjadi tipuan
Jika percaya hanyalah cara mengingat
Keraguan adalah cara melupakan
Terbakar gambarmu menjadi abu
Tertabur di danau keheningan
Di mana aku adalah di mana
-Karuna-




Andai Aku Kupu-Kupu

Andai aku kupu-kupu
Kupakai sayap berwarna biru
Yang paling indah cahayanya
Lalu terbang dengan bahagia.

Kan kuarungi semua taman
Kunikmati bunga-bunga
Kuhirup aroma wanginya
Kuhisap air jernih darinya.

Andai aku kupu-kupu
Aku akan selalu menari
Semua kehidupan kunikmati
Bahagia selalu tanpa henti.

Andai aku kupu-kupu
Kuajak teman untuk bersama
Mengarungi luas alam semesta

Dengan sayap kecil yang tak pernah lelah.
-Unknown-



Kupu-Kupu

Tak bosan ku memandangmu
Memandang indah warna sayapmu
Meliuk terbang seakan menyapaku
Betapa indah hari karenamu

Ingin ku sentuh indah parasmu
Memberikan rasa ingin selalu bersamamu

Kupu-kupu...
Sungguh indah CintaanMu
Semilir angin membawa indah parasmu
Menyapa hariku yang sunyi

Merendah menghampiri sekuntum bunga
Tak jemu ku memandang indah sayapmu
Serasa ingin mencurahkan isi hatiku

Akan keluh ini, akan sesakku
Padamu, kupu-kupu...
Mungkin tak ada yang tahu
Aku ingin berbagi rasa ini
Mungkin dapat menghilangkan kesunyian hati
-Unknown-






Ketika Kupu Bukanlah Kupu-Kupu

Rumput pun kembali bersemu hijau,
ketika air tercurah membasahi jiwa-jiwa yang kering kerontang,
segersang hatimu kawan..

Apa yang kau cari dalam diriku?

Pelangi tak pernah pudar di matanya,
untuk itulah kita harus tetap tegakkan wajah,
karena matahari tak pernah memilih untuk menyapa.

Apa yang kau cari dalam diriku?
Kau dendangkan keputusasaan lewat bibir hitammu,
menafikkan semua yg tlah kalian lalui,
sepasang kupu2 yang mematahkan sayapnya!

Apa yang kau cari dalam diriku?
Matamu mengatakan semua, kawan.
Namun aku tak punya sayap lain untukmu,
karena aku lebih menyukai kau yang patah.
-Farhana-




Kupu-Kupu di Dalam Buku

Teringat akan cerita di balik senja
Terkurung terkenang dan terlupa
Bahwa kita pernah di permainkan oleh sandiwara
Bahwa kita adalah boneka kehidupan

Bertanya aku
Tentang rasa yang sudah hilang
Tentang kenangan yang masih tertinggal
Tentang kita yang sudah jadi cerita

Juga tentang kupu kupu yang kau simpan di tengah buku
Seperti cerita yang tersimpan di pinggir hati
Sayap sayap kupu kupu itu
Kering menjadi daun
Menjadi genggaman angin ketika senja berlabuh

Cerita kita sudah usai
Kupu kupu itu hanya kenangan biru di atas hitam
Hidup memang harus berjalan
Meski kita terikat pada kenangan jingga.
-Rayhandi-




Yessika, Bunga dan Kupu-Kupu

Jelang tutup buku, di halaman terakhir
Kembali aku mengukir namamu: Yessika
Sebuah puisi cinta beraroma bunga.

Dalam puisi yang kutulis itu wajahmu terhampar
Di antara kelopak bunga dan kupu-kupu mengepakkan
sayap-sayap harap: ah, kaligrafi namamu
menyumbulkan rindu yang rindang
dan suaramu mengalunkan qasidah keagungan

Jadilah kupu-kupu bagiku, Yessika
Gerakkan jemari lentik itu menyentuh serbuk putik-sari
Hingga kelak dari rahim waktu lahir anak-anak sajak
yang tak lelah mengecup kelopak
nama-nama harum bunga.
-Dimas Arika Mihardja-




Diam Sebentar Saja

Kau terbang amat lincah
Ke sana ke mari sangat indah
Di atas bunga berwarna merah
Kadang tinggi kadang rendah

Terbangmu hendak ke mana
Bolehkah diam sebentar saja
Biar kunikmati indah sayapnya
Tampak berkilau bercahaya.
-Anna Noer Jannah-

Baca Juga:

Nah, itulah beberapa puisi bertema kupu-kupu, puisi-puisi di atas dikumpulkan dari berbagai sumber dan sudah kami cantumkan nama pengarangnya di bagian bawah setiap puisi. Jika salah satu puisi di atas adalah karyamu, beritahu kami lewat kolom komentar atau di halaman kontak ya.

Menurutmu puisi mana yang paling bagus?


Ingin bertanya atau sekedar menyapa? Temukan kami di..

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar