Skip to main content

Apa Itu Fintech? Ini Pengertian, Jenis, dan Contohnya

pengertian fintech
sc: freepik

Kehadiran teknologi telah merubah kehidupan manusia di berbagai aspek, termasuk dalam aspek keuangan. Hal ini dibuktikan dengan munculnya banyak perusahaan fintech atau financial technology. Fintech sendiri menyediakan layanan finansial modern lewat sarana teknologi. 

Kemudahan yang ditawarkan oleh fintech harus dimanfaatkan dengan baik. Meski jumlahnya sudah banyak ternyata banyak yang belum tahu apa itu fintech. Jika kamu salah satu orang yang belum mengenal fintech, bisa menyimak pembahasan lengkapnya dibawah ini. 

Apa Itu Fintech?

Financial technology atau fintech adalah salah satu inovasi dalam jasa keuangan yang melibatkan penggunaan teknologi digital untuk menunjang berbagai macam transaksi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. 

Transaksi keuangan yang dimaksud disini seperti jual beli di pasar modal, penyaluran pinjaman, investasi, perencanaan keuangan dan sebagainya. Tujuan utama diciptakannya financial technology  (fintech) adalah untuk mempermudah transaksi keuangan di berbagai lapisan masyarakat, baik itu perseorangan maupun pelaku usaha, 

Berkat adanya fintech, diharapkan semua orang bisa melakukan kegiatan jual beli dengan lebih mudah, efisien dan praktis. Selain itu, keberadaannya juga bisa meminimalisir terjadinya masalah dalam bertransaksi, seperti pencucian uang, risiko pencurian dan sebagainya. 

Jenis-jenis Fintech

Inilah beberapa jenis fintech yang harus kamu ketahui:

1. Microfinancing

Microfinancing adalah salah satu jenis fintech yang menjadi penghubung antara masyarakat yang ada di kelas menengah ke bawah dengan institusi perbankan. 

Microfinancing ini nantinya akan menyediakan layanan keuangan supaya masyarakat di kelas tersebut bisa mengakses fasilitas yang diberikan oleh perbankan. 

Caranya yaitu dengan menyalurkan pendanaan dari investor (pemodal) kepada masyarakat sebagai pelaku usaha mikro. Dengan begitu maka masyarakat tersebut memiliki peluang untuk meningkatkan perekonomiannya. 

2. Digital Payment System

Digital payment system merupakan jenis fintech spesialisasi layanan keuangan yang diberikan oleh perusahaan dan berpusat pada kegiatan pembayaran secara online. Contoh layanan fintech ini adalah penyedia jasa pembayaran tagihan prabayar, seperti pulsa, listrik, kartu kredit dan sebagainya. 

Selain itu, ada juga perusahaan yang menawarkan layanan e-wallet atau dompet digital dan juga payment gateway. 

3. Crowdfunding

Jenis yang ketiga ada crowdfunding. Crowdfunding ini sebagai wadah untuk penggalangan dana melalui internet dengan tujuan untuk membiayai suatu projek. Kamu juga bisa berpartisipasi pada fintech ini sebagai donatur agar proyek yang diinisiasikan bisa berjalan dengan baik. 

4. Market Aggregator

Market aggregator merupakan perusahaan fintech yang memungkinkan kamu untuk melakukan komparasi antara produk keuangan satu dengan produk keuangan lainnya yang berasal dari penyedia jasa keuangan berbeda. 

Disini kamu bisa membuat keputusan finansial, seperti keputusan investasi dengan lebih bijak. Berkat adanya market aggregator, kamu menjadi tahu apa saja kelebihan dan juga kekurangan dari setiap produk investasi. 

5. Microfinance Marketplace

Fintech satu ini menyediakan layanan pendanaan dengan cara menghubungkan investor dengan penerimanya. Di microfinance marketplace ada beberapa pihak yang diuntungkan, salah satunya adalah pengusaha mikro yang sedang mengembangkan usaha. 

Dimana pengusaha tersebut akan mendapatkan dukungan ekonomi untuk mengembangkan usahanya. Nantinya pemberi modal (investor) juga akan mendapatkan keuntungan berupa imbal hasil yang sesuai. Jadi baik penerima modal maupun pemberi modal sama-sama mendapatkan keuntungan. 

Nah itulah informasi tentang apa itu fintech dan jenisnya. Amartha merupakan salah satu contoh fintech di Indonesia. Dimana perusahaan fintech ini sudah mendapatkan izin dari OJK sehingga apa yang dilakukan berada dibawah pengawasan OJK. Dengan begitu-investasi disini sangat aman dan terpercaya. 

Amartha menjadi fintech yang membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama para pelaku usaha mikro. Amartha sendiri memberikan pendanaan kolektif dari para pemberi modal atau leader. 

Jika ingin membantu meningkatkan perekonomian pelaku usaha makro, kamu bisa bergabung menjadi pendana di Amartha. Pendanaan yang kamu berikan mulai dari Rp100.000 saja. Dengan nominal tersebut kamu bisa mendapatkan imbal hasil hingga 15% flat per tahun.



Jangan lupa selalu kunjungi Brobali.com untuk mendapatkan informasi menarik lainnya
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar