Kampung Tulip, Wisata Mirip Belanda di Bandung


Setelah kesuksesan Farmhouse Susu Lembang yang mencuri banyak hati wisatawan dengan wisata mirip luar negerinya, kini di Bandung muncul sebuah tempat wisata lain dengan nuansa luar negeri juga, tepatnya negara Belanda.

foto kampoeng tulip bandung
yuk bergaya ala noni belanda. foto : renimiratania

Wisata tersebut benama Kampoeng Tulip, konsep yang diusung dari tempat wisata Bandung ini adalah budaya Belanda, di Kampung Tulip terdapat banyak sekali arsitektur dan bunga-bunga indah yang menjadikan suasana layaknya di negara Kincir Angin.

Ya, Belanda memang identik dengan Kincir Angin, namun selain Kincir Angin, Belanda juga terkenal dengan Bunga Tulipnya, maka dari itu wisata ini dinamakan Kampoeng Tulip. Di area seluas kurang lebih 1 hektar ini kita bisa menikmati seluruh wisata ala Belanda.

Pembuatan Kampoeng Tulip sebenarnya terinspirasi dari anak pemiliki tempat wisata yang sedang kuliah di Belanda, ditambah dengan topografi Bandung yang cukup mirip dengan Belanda, alasan-alasan tersebutlah yang menguatkan si pemilik untuk membuat sebuah tempat wisata bernuansa Belanda.

Tak cuma sekedar tempat wisata, Kampoeng Tulip juga mengusung wisata edukasi untuk anak-anak lho. Pendidikan non verbal yang bisa didapatkan di Kampoeng Tulip diantaranya seperti, belajar mengetahui nama-nama tanaman, permainan memanah untuk melatih fokus, dan masih banyak lagi.

foto koleksi di galeri shabby kampung tulip
galeri shabby chick. foto : riyannrdnsyh27

Bagi kamu yang sedang mencari alternatif wisata keluarga dan edukasi di Bandung, Kampoeng Tulip harus masuk kedalam daftar tempat tujuanmu, ada banyak sekali wahana dan fasilitas keren yang terdapat di Kampoeng Tulip, seperti :

  • Taman Bunga
  • Kolam Terapi Ikan
  • Berkeliling Menggunakan Perahu
  • Rumah Bergaya Belanda
  • Cafe
  • Galeri Shabby Chick
  • Permainan Anak
  • Tempat Ghatering
  • Sepeda Air
  • Lokasi Memancing
  • Memberi Makan Burung dan Ikan


Banyak sekali fasilitasnya bukan? Lokasi ini juga sangat cocok bagi kamu pecinta fotografi, arsitektur bangunan ala Belanda akan membuatmu serasa sedang di luar negeri, jadi tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk terbang ke Belanda, cukup ke Kampung Tulip saja.

Salah satu spot keren yang wajib kamu masuki adalah Galeri Shabby Chik. Di galeri ini kamu bisa melihat banyak sekali desain interior yang unik dan keren, ada banyak sekali furniture yang bisa kamu lihat disini, seperti cermin, keramik, meja, kursi hingga cangkir.

Kecenya lagi, semua interior ini dijual lho, jadi bagi kamu pecinta desain interior bisa membelinya sebagai oleh-oleh.


Lalu, apakah terdapat bunga tulip di tempat wisata ini? 

Awalnya pemilik Kampoeng Tulip membeli bibit bunga tulip langsung dari Belanda, namun setelah ditanam ternyata tidak bisa tumbuh karena bunga tulip hanya bisa tumbuh di suhu sekitar 11 sampai 12 derajat saja, dan kedepannya akan dibuatkan “Tulip House” agar nuansa Belanda kian kental.

Nah, bagi kamu yang mencari tempat wisata mirip luar negeri di Bandung, Kampung Tulip adalah salah satu tempat wisata yang tak boleh kamu lewatkan. Jadi, kapan kamu kesini?

baca juga : yuk memanjakan diri di Pemandian Air Panas Cibolang

foto bersama anak di kampoeng tulip bandung
cocok untuk wisata bersama anak. foto : ice_baiq




Fasilitas :
  • Taman Bunga
  • Kolam Terapi Ikan
  • Warung Makan
  • Mushola
  • Toilet
  • Berkeliling Menggunakan Perahu
  • Rumah Bergaya Belanda
  • Cafe
  • Galeri Shabby Chick
  • Permainan Anak
  • Tempat Ghatering
  • Sepeda Air
  • Panahan
  • Lokasi Memancing
  • Memberi Makan Burung dan Ikan
  • Tempat Parkir



Harga Tiket Masuk Kampoeng Tulip :
Senin – Jumat Rp. 6.000/orang
Sabtu-Minggu dan Hari Libur Rp. 9.000/orang

Jam Buka :
08:00 - 18:00 WIB

Akomodasi (Penginapan)
Karena lokasinya yang tidak jauh dari pusat kota, jadi tidak susah untuk menemukan hotel atau penginapan jenis lain di dekat wisata Kampoeng Tulip ini, jika kamu tidak tahu bisa bertanya ke masyarakat sekitar.

Kontak :
022 -5400377

Lokasi : 

  • Alamat ; Jln. Perumahan Pasir Pogor Raya H17, Ciwastra, Kota Bandung, Jawa Barat
  • 9 Km dair pusat Kota Bandung melalui Jl. Margacinta (35 menit)
  • (perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)


Rute Menuju Kampoeng Tulip

1. Dari Jln. Buah Batu (Pasar Kordon)
Keluar tol Buah Batu lalu ke arah stopan Buah Batu, sebelum stopan putar balik ke arah Pasar Kordon - Jln. Margacinta - Jln. Ciwastra atau dari arah Kantor Samsat Kiaracondong/Carrefour ke arah pertigaan -  Jln. Margacinta - setelah belokan Jln. Rancabolang - Ciwastra - belok kanan ke arah Jln. Pasir Pogor Raya (Perumahan Pasir Pogor Indah/Banyu Biru). Sekitar 200 meter dari gerbang perumahan kamu akan menemukan lokasi Kampoeng Tulip.

2. Dari Perumahan Margahayu Raya/Jln. Rancabolang
Dari Perumahan Margahayu Raya (Metro) keluar di arah belakang perumahan (Jln. Ciwastra) atau akses dari Jln. Rancabolang (Brownies Amanda) terus saja hingga ujung keluar dan belok kiri ke Jln. Ciwastra - belok kanan ke Jln. Pasir Pogor Raya (Perumahan Pasir Pogor Indah/Banyu Biru).

3. Dari Arah Gedebage
Jika kamu dari arah timur yaitu dari  Jln. Soekarno-Hatta- Jln. Gedebage /Terminal Peti Kemas - Derwati - Ciwastra - Pasir Pogor. Atau dari Jln. Soekarno - Hatta - Cipamokolan - Bodogol - belok kanan - Ciwastra - Jln. Pasir Pogor Raya (Perumahan Pasir Pogor Indah/Banyu Biru).

foto naik perhau di kampoeng tulip bandung
yuk berkeliling dengan perahu. foto : ce_baiq


Tips Berlibur Ke Kampoeng Tulip :

  • Waktu terbaik untuk berkunjung ke tempat wisata ini adalah saat hari biasa (senin-jumat) karena saat weekend dan hari libur biasanya akan ramai oleh pengunjung.
  • Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menaati aturan ya.
  • Cocok untuk wisata bersama keluarga dan anak-anak.
  • Bagi kamu pecinta fotografi tak ada salahnya berkunjung ke Kampoeng Tulip karena memiliki banyak arsitektur unik khas Belanda.
  • Lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, terutama motor.


Lihat peta cara menuju ke kampoeng tulip


Wisata Terdekat Dari Kampoeng Tulip :

Trans Studio Bandung (28 menit)
Kebun Binatang Bandung (47 menit)
Gedung Sate (40 menit)



Bagikan Yuk!





Bantu Kami Untuk Selalu Meng-Update Informasi Terbaru dari Artikel Ini Apabila Terdapat Informasi yang Sudah Tidak Relevan Lagi Dengan Cara Berkomentar Di Kolom Komentar, Kami Akan Memperbaruinya Segera.
Terima Kasih



Related Posts

Previous
Next Post »