Info dan Tips Lengkap Pendakian Puncak 29 Gunung Muria via Desa Rahtawu, Kudus

0 Comments A+ a-

Bagi para pendaki gunung dari daerah Semarang dan sekitarnya tentu sudah tidak asing dengan Gunung Ungaran, yaitu gunung tertinggi di Kabupaten Semarang, tapi apa kamu tahu mengenai Gunung Muria?

puncak 29 gunung muria
keren kan pemandangannya. foto : bonitaratnam


Gunung Muria adalah sebuah pegunungan yang terletak diantara Kabupaten Kudus dan Kabupaten Jepara, Gunung Muria memang lebih terkenal dengan wisata religinya, yaitu Makam Sunan Muria.

Padahal jika kita mau, kita juga bisa mendaki ke puncak Gunung Muria lho, nah bagi kamu yang ingin mendaki di Gunung Muria, dibawah ini adalah info lengkap mengenai Gunung Muria Kudus, yuk kita simak.

Sebelumnya, perlu kamu ketahui jika Gunung Muria adalah sebuah pegunungan, jadi bukan gunung tunggal, nah di pegunungan ini terdapat banyak puncak atau gunung dengan nama berbeda, seperti Natas Angin, Abiyoso, Kelir dan yang paling terkenal yaitu Puncak 29.

Puncak 29 adalah salah satu puncak tertinggi di pegunungan Muria dengan ketinggian kurang lebih 1603 Mdpl, walaupun masih kalah dengan Puncak Natas Angin yang memiliki ketinggian sekitar 1700 Mdpl, tapi nyatanya Puncak 29 lebih populer dan banyak diminati para pecinta alam.



Ada Berapa Jalur Pendakian di Puncak 29 Gunung Muria?

Puncak 29 memiliki 2 jalur, yaitu melalui Desa Rahtawu di Kabupaten Kudus dan Desa Tempur di Kabupaten Jepara.
Dari kedua jalur tersebut, jalur melalui Desa Rahtawu adalah yang paling populer di kalangan pendaki.



Pilih Lewat Jalur Desa Rahtawu atau Jalur Desa Tempur?

Baik melalui jalur Desa Rahtawu ataupun Desa Tempur sama saja, karena kedua jalur tersebut akan bertemu setelah Pos 4 Sendang Buton.



Bagaimana Cara Menuju ke Basecamp Gunung Muria ?

Bagi kamu yang ingin mendaki ke Puncak 29, pertama kita harus menuju ke Desa Rahwatu, yaitu desa terakhir yang bisa kita akses untuk mendaki ke Puncak 29 melalui jalur Kabupaten Kudus atau Desa Tempur untuk jalur Kabupaten Jepara.

Sekedar informasi, Puncak 29 ini sebenarnya tidak memiliki Basecamp asli, hanya terdapat tempat parkir dan loket retribusi tiket yang dikelola oleh warga sekitar. Jadi kita hanya perlu membayar retribusi maka kita sudah bisa langsung mendaki ke Puncak 29.

Nah, untuk menuju ke Desa Rahtawu, dari pusat Kota Kudus kamu tinggal mengikuti arah menuju Gunung Muria saja (sudah terdapat banyak petunjuk jalan), akses menuju lokasi sangatlah mudah karena kita hanya perlu lurus mengikuti jalan saja, tapi jalan yang akan kita lewati adalah jalan berkelok-kelok khas pegunungan, jadi persiapkan kendaraanmu dengan baik ya.

Berapa Retribusi Pendakian Puncak 29 Gunung Muria ?

Biaya retribusi Rp. 2.000/orang
Parkir Rp. 5.000/motor



Lebih Baik Menggunakan Kendaraan Pribadi atau Transportasi Umum?

Untuk menuju Desa Rahtawu kita bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, namun lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, terutama motor karena jalannya yang cukup sempit.



Bagaimana Jalur Pendakian Desa Rahtawu?

Jalur pendakian Puncak 29 Gunung Muria bisa dibilang cukup menantang namun tidak terlalu sulit, pertama kita akan disuguhkan trek jalur datar hingga sampai di Pos 3, setelah melewati Pos 3 kita akan disuguhkan sedikit tanjakan hingga sampai di Pos 4 Sendang Buton.

Setelah itu jalur akan silih berganti dengan jalur datar dan tanjakan hingga kamu sampai di Pos 5, dari Pos 5 menuju Puncak 29 jalur akan didominasi oleh tanjakan.

Tepat sebelum Pos 4 Sendang Buton ini (setelah melewati Pos 3) kita akan menemui sebuah pertigaan, dimana jika kita belok ke kanan maka akan menuju Pos 4 Sendang Buton, dan jika lurus kita akan langsung menuju Puncak tanpa melewtai Pos 4 Sendang Buton.

Bagi kamu yang tidak terlalu banyak membawa perbekalan lebih disarankan untuk memilih jalur menuju Pos 4 Sendang Buton, selain jalurnya lebih ringan, kita juga bisa bertemu dengan warga sekitar dan pendaki lain.

baca juga : daftar Gunung di Indonesia dengan jalur pendakian terberat


Apakah Ada Sumber Air di Jalur Desa Rahtawu Puncak 29?

Ada banyak sekali sumber air di jalur pendakian Puncak 29 Gunung Muria melalui Desa Rahtawu ini, karena kita akan melewati banyak aliran sungai, selain itu terdapat mata air di Pos 4 bernama Sendang Buton yang bisa kita gunakan untuk mengisi persediaan air minum dan bisa juga untuk mandi.



Apakah Ada Warung di Jalur Puncak 29 via Desa Rahtawu ?

Terdapat warung di setiap Pos menuju Puncak 29, selain itu di puncaknya juga terdapat warung yang cukup besar, jadi selain bisa untuk makan, kita juga bisa numpang istirahat.



Apa yang Perlu Dibawa Untuk Mendaki di Puncak 29 via Desa Rahtawu?

Karena terdapat banyak warung di setiap Pos, dan juga terdapat tempat istirahat, sebenarnya kita bisa mendaki tanpa perlu membawa peralatan lengkap seperti tenda maupun perbekalan logistik, kita hanya perlu membawa pakian ganti (jika diperlukan), dan obat-obatan saja.

Jadi kita tidak perlu memikirkan masalah logistik dan tempat camp, tapi untuk berjaga-jaga apabila kamu datang ketika musim liburan dan kawatir tidak kebagian tempat, maka tidak ada salahnya untuk membawa tenda.



Dimana Lokasi Camp Terbaik?

Jika kamu membawa tenda, kamu bisa bermalam di Pos 5 dan sekitar Puncak, di puncak sendiri terdapat beberapa warung, nah dirikan saja tenda di sekitar warung-warung tersebut.

baca juga : daftar gunung ramah pendaki yang cocok bagi kamu pendaki pemula



Tips Tambahan Ketika Mendaki di Puncak 29 Gunung Muria :

  • Gunung Muria terkenal dengan mitosnya yang cukup angker karena terdapat banyak pertapaan di sepanjang jalur hingga puncak sama halnya dengan Gunung Lawu, jadi disarankan untuk menjaga sikap dan ucapan ya.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk kegiatan outdoor.
  • Kamu bisa mendaki dengan mengajak anak-anak, selama kamu menjaganya dengan baik, karena Gunung Muria ini cukup aman bagi anak-anak.
  • Pemandangan di Puncak 29 bisa dibilang sangat indah, tak kalah dengan gunung-gunung tinggi lainnya, jadi siapkan kamera terbaikmu ya.



Nah, itulah info dan tips pendakian Puncak 29 Gunung Muria via Desa Rahtawu Kabupaten Kudus, apabila kamu memiliki info tambahan, yuk share di kolom komentar.


loading...
loading...