Skip to main content

Ngadem di Basecamp Mawar yang ke Sekian-kalinya

View Basecamp Mawar

Bagi para pendaki gunung, Basecamp Mawar tidaklah asing ditelinga mereka, tempat tersebut merupakan titik awal pendakian di gunung ungaran, gunung tertinggi di Kabupaten Semarang.

Kali ini Saya berkesempatan (lagi) untuk berlibur ke Basecamp Mawar, ya… hanya ke basecampnya saja sih.

Tapi, menurut Saya itu sudah cukup jika tujuan kita hanya untuk menikmati udara sejuk khas pegunungan dengan pemandangan yang alami.

Saya berangkat dari kota Semarang jam setengah 5 sore, dan sampai di lokasi sekitar setengah 6 sore.

Jalan menuju ke Basecamp Mawar masih sama seperti dulu, tidak banyak berubah. Untuk bisa sampai di lokasi basecamp kita akan melewati objek wisata Umbul Sidomukti dan Pondok Kopi.

Tapi ingat guys, medan yang ditempuh tidaklah mudah, kita akan melewati jalan yang sangat menanjak mulai dari pasar Jimbaran hingga lokasi basecamp.

Jadi, sebelum berangkat persiapkan kendaraanmu terlebih dahulu ya, pastikan semuanya dalam keadaan prima.

Oh iya, Basecamp Mawar bisa juga diakses menggunakan transportasi umum, tapi sangat tidak direkomendasikan karena hanya bisa sampai di pasar Jimbaran saja, dari pasar kita harus berjalan kaki yang tentunya sangat menguras tenaga (bakalan berasa naik gunung).

Perlu diingat juga, saat memasuki area Umbul Sidomukti kita akan ditarik tiket Rp. 3.000/motor saat siang dan Rp. 5.000/motor ketika malam.

Lalu kita harus merogoh kocek lagi Rp. 5.000/orang (weekdays) dan Rp. 3.000/orang (weekend) ketika memasuki Pondok Kopi. Tapi tiket ini hanya ditarik saat siang saja, saat malam tiketnya gratis. Berhubung kita datangnya sore ya kena tiket deh. (andai Saya bisa jadi sailormoon dengan kekuatan bulan bakalan kurubah siang jadi malam).

*Harga tiket berdasarkan waktu kunjungan saat itu.

Seperti biasa, sesampainya di basecamp kita harus registrasi terlebih dahulu.

tiket basecamp mawar

Basecamp Mawar ini masih cukup murah guys dibanding basecamp-basecamp gunung lainnya, yaitu hanya Rp. 8.000/orang saja dan parkir Rp. 4.000/motor.

Total yang Saya keluarkan untuk seluruh tiket diatas adalah Rp. 33.000 karena Saya datang berdua saat sore.

gerbang basecamp mawar
gerbang basecamp mawar.

Nah, setelah memarkirkan motor, kami langsung menuju ke camp areanya. Camp area di Basecamp Mawar ini cukup luas loh, bisa menampung puluhan tenda (termasuk tenda para jomblo).

Karena kami datang saat weekend jadi sudah banyak tenda-tenda yang didirikan disana. Berhubung masih sore jadi kami tidak terlalu kesusahan mencari tempat. Tenang, nyari tempat disini nggak sesusah nyari jodoh kok.

Sedikit tips nih guys, jika kamu datang saat hari libur atau weekend, pastikan kamu datang lebih awal ya agar tidak bingung nyari tempat untuk mendirikan tenda.

Kami dapat tempat agak di atas, menurut kami area atas ini sangat cocok dipilih jika kamu ingin camp ceria bareng temen-temen tanpa ada banyak gangguan (except ghosts, maybe).

Disitu kita juga masih bisa melihat indahnya kerlap-kerlip lampu kota Semarang, jadi yaaa...cukup recommended lah.

basecamp mawar suasana
camp area barat.

Tapi kalau kamu pengen melihat kerlap-kerlip lampu kota yang lebih jelas, ngecamp aja di bagian bawah antara warung dan kamar mandi. Disitu spot terbaik untuk melihat pemandangannya guys. Cuma kamu harus datang lebih awal agar kebagian tempat.

Karena kami berkunjung saat weekend, sudah dipastikan bakalan ramai, bahkan untuk sholat maghrib saja harus antri lama banget.

"Mas itu kamar mandi cewek"
"Eh iya, maaf, yaudah saya ke sebelahnya." 
(Mulai masuk kamar mandinya)
"Itu juga cewek maas, itu kan ada tandanya"
"Oh iya, hehe"

Pembicaraan Saya dengan salah satu cowok yang mungkin dia seorang "kamar mandi cewek hunter".

Entahlah….

Malam hari di Basecamp Mawar memang terasa romantis dengan pemandangan lampu-lampu kota, apalagi kalau kamu dateng bareng istri/suami, dijamin bakalan dicap pasangan yang romantis :D

Ada banyak kegiatan malam yang bisa kita lakukan disini, mulai dari ngobrol bareng sambil melihat pemandangan, bikin api unggun sambil melihat pemandangan, atau makan di warung sambil melihat pemandangan.

Banyak kan?
Banyak melihat pemandangannya :v



Singkat cerita, mentari perlahan mulai memancarkan cahayanya tanda pagi telah datang. (Sok puitis!)

Enaknya, di Basecamp Mawar ini kita sudah bisa melihat sunrise guys, jadi tidak perlu capek-capek naik ke puncak gunungnya.

Cukup buka pintu tenda kamu akan disambut dengan hangatnya pelukan matahari pagi.

Eitss ...jangan lupa sholat subuhnya!

Dibawah ini adalah satu-satunya foto sunrise yang bisa Saya abadikan saat otw kamar mandi yang antrinya udah kayak mau beli tiket konser oma-oma korea.

sunrise basecamp mawar
sunrise.

Setelah melakukan rutinitas pagi dan melihat sunrise yang tak sempat terfoto (kecuali diatas), lalu kita jalan-jalan.

Yaa namanya juga liburan jadi harus jalan-jalan dong. Walaupun jiwa magerku meronta ronta, tapi harus tetap dipaksakan.

FYI, saat ini Basecamp Mawar secara tidak langsung dibagi menjadi 2 bagian, sebelah timur biasa digunakan untuk camp personal. Sedangkan di bagian barat biasanya digunakan untuk acara-acara kampus atau organisasi.

Overall Saya cukup puas dengan liburan kali ini walaupun tidak ada yang benar-benar "spesial" karena sejujurnya Saya sudah berkali-kali datang ke Basecamp Mawar ini.

Setidaknya sudah lebih dari 13 kali, sebelas diantaranya merupakan pendakian ke gunung Ungarannya. (PAMEEER!)



Seluruh artikel di situs ini akan selalu diupdate jika ada informasi baru, jadi tetap kunjungi Brobali agar tidak ketinggalan ya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar