Candi Gedong Songo, Wisata Alam Paling Populer di Bandungan, Semarang


Semarang, sebagai Ibukota Jawa Tengah, kota ini menyimpan banyak sekali tempat wisata menarik, namun kenyataannya tidak banyak orang tahu jika tidak hanya di pusat kota saja yang terdapat objek wisata keren.

foto berkuda di candi gedong songo 
berkeliling menunggangi kuda. foto : dwi_purwa

Contohnya saja Candi Gedong Songo yang terletak di desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, nah jika kalian hanya tahu tentang Lawang Sewu dan Brown Canyon saja maka kalian harus sering sering berkunjung ke Semarang, tepatnya ke daerah Ungaran.


Apa yang Menarik di Candi Gedong Songo Bandungan ?


Candi Gedong Songo merupakan sebuah komplek candi Hindu yang terletak di lereng gunung Ungaran, sebenarnya di lereng gunung yang terkenal ramah pendaki ini tak hanya terdapat Candi Gedong Songo saja, melainkan ada juga tempat wisata menarik lainnya seperti Curug Lawe dan Umbul Sidomukti.

Komplek Candi Gedong Songo pertama kali ditemukan oleh Raffles pada tahun 1804, menurut informasi, Candi Gedong Songo merupakan Candi peninggalan budaya Hindu pada abad ke-9, karakteristik dari Candi Gedong Songo sendiri mirip dengan komplek CandiArjuna di Dieng, Wonosobo.

Candi Gedong Songo terletak di lereng gunung Ungaran sebelah selatan dan berada di ketinggian sekitar 1.200 Mdpl, menjadikan udara di tempat wisata Semarang ini cukup sejuk dan segar, suhu udara di Gedong Songo berkisar antara 19 – 27oC.

foto pemandangan di candi gedong songo 
suasana di komplek candi. foto : niya.fe

Lokasi antara Candi satu dengan yang lainnya cukup berjauhan, tersebar di lereng gunung Ungaran mulai dari bawah menuju keatas, jadi kamu harus butuh tenaga ekstra untuk mengunjungi keseluruhan Candi di komplek Gedong Songo ini, tapi tenang, sudah disediakan jalur yang nyaman untuk jalan kaki kok, selain itu rasa lelah kita akan terbayar dengan pemandangan alam yang sangat indah.

Salah satunya adalah pemandangan deretan gunung besar seperti gunung Merbabu, Telomoyo, Andong dan gunung Sumbing yang terlihat samar-samar saat menjelang petang, dengan syarat kabut tidak turun saat kamu berkeliling menikmati pemandangannya.

Bagi kamu yang tidak kuat berjalan kaki lama dengan jalur yang menanjak, kamu juga bisa berkeliling komplek Candi Gedong Songo menggunakan kuda, kita akan diajak berkeliling dari Candi satu hingga Candi lima, karena walaupun namanya Gedong Songo (gedung sembilan) tapi realitanya Candi disini hanya tersisa lima saja.

Tak hanya itu saja, di komplek Candi Gedong Songo juga terdapat pemandian air panas, dimana air tersebut mengandung belerang yang kita tahu jika belerang sangat baik untuk kesehatan kulit, jadi setelah capek berkeliling kita bisa memanjakan tubuh dengan mandi di pemandian air panas ini.

Pemandian air panas Gedong Songo terletak diantara Candi 4 dan Candi 3, di area pemandian juga terdapat sebuah goa yang masih menyemburkan asap belerang, dari kejauhan bau belerang akan sangat tercium, namun setelah berada di area pemandian dan goa, bau menyengat belerang sudah tidak tercium lagi.

foto camping di candi gedong songo 
yuk berkemah seru. foto : amandafirza


Sejarah Candi Gedong Songo

Zaman dahulu nama dari komplek Candi Gedong Songo ini adalah Gedong Pitoe (gedung tujuh) karena Raffles hanya menemukan tujuh Candi saja, lalu pada tahun 1908-1911 seorang Arkeolog asal Belanda bernama Van Stein Callenfels kembali melakukan penelitian di kawasan ini, hingga akhirnya ia menemukan 2 Candi lagi.

Dengan ditemukannya kedua Candi tersebut, nama komplek ini berubah menjadi Gedong Songo, namun hingga saat ini bangunan Candi yang tersisa di komplek ini hanya ada 5 saja, tidak tahu dimana 4 Candi lainnya.

Mitos yang beredar wisata Candi Gedong Songo adalah apabila kamu datang bersama pasangan maka hubunganmu tidak akan langgeng, namun kenyataannya objek wisata ini malah menjadi tempat favorit bagi pasangan muda-mudi yang sedang liburan.

Arca-Arca di komplek Candi Gedong Songo yang dibuat pada abad ke 8 Masehi kini tidak lagi lengkap. Arca-arca yang dijumpai hanya tersisa beberapa saja, seperti Durga (Istri Siwa), Ghanesa (Anak Siwa), Agastya (Seorang Resi) Serta dua pengawal dewa Siwa yaitu Nandiswara dan Mahakala yang bertugas menjaga pintu candi.

baca juga : ini dia daftar wisata kuliner di Semarang, yuk cicipi


foto candi gedong songo bandungan semarang 
berkuda dengan background asap belerang yang menyembul keatas. foto : ifakayo

Objek wisata Candi Gedong Songo sangat cocok bagi kalian yang menyukai wisata alam, terlebih lagi kita bisa berkemah disini, atau bagi kalain yang ingin mendaki gunung Ungaran, terdapat juga jalur pendakiannya, hanya saja tidak terdapat petunjuk karena bukan jalur resmi.


Fasilitas :

  • Toilet
  • Tempat Parkir
  • Penginapan
  • Berkeliling Menggunakan Kuda
  • Pemandian Air Panas
  • Mushola
  • Jalur Pendakian Gunung Ungaran
  • Dan masih banyak lagi.


Harga Tiket Masuk Candi Gedong Songo :
Rp, 6.000/orang

Wisata Desa Rp 25.000 (Wisman Rp 35.000)
Ke Air Panas Rp 60.000 (Wisman Rp 70.000)
Ke Candi II Rp 40.000 (Wisman Rp 50.000)
Paket candi Songo Rp 70.000 (Wisman Rp 90.000)



Akomodasi (Penginapan)
Sudah terdapat penginapan di sekitar tempat wisata Gedong Songo ini, tapi jika kamu tidak ingin menginap di homestay, kamu juga bisa camping di kawasan wisata Candi Gedong Songo dengan membawa tenda sendiri.


Lokasi :

  • Alamat ; Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
  • 51 km dari pusat kota Semaranag (1 jam 15 menit)
  • 20 km dari pusat kota Ungaran (48 menit)
  • 12 km dari pusat kota Ambarawa (28 menit)
  • (perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)


Rute Menuju Candi Gedong Songo

Gedong Songo bisa dicapai dengan mudah dari kota terdekat, seperti kota Solo, Yogyakarta dan Kendal, objek wisata ini hanya berjarak sekitar 45 Km dari pusat kota Semarang, bagi kalian yang berada di Grobogan dan sekitarnya bisa melalui jalur arah Kedungjati – Tuntang – Bawen – Ungaran.

Sesampainya di POM Bensin Lemah Abang terdapat pertigaan di kiri jalan, di pertigaan tersebut terdapat sebuah gapura yang ada tulisan “Selamat Datang Di Kawasan Wisata Candi Gedong Songo” ikuti saja jalan tersebut hingga sampai di POM Bensin Palbapang (POM bensin kedua yang kita lewati), di depan POM Bensin terdapat pertigaan, ambil saja jalan tersebut dan ikuti hingga sampai di pintu masuk objek wisata.

Atau bagi kalian yang berdomisili di Kendal, Pekalongan dan Jakarta bisa melalui jalan Pertigaan Kaliwungu Kendal – Sumowono – Pertigaan lampu merah Boja Kendal pilih jalur kiri – Perempatan sebelum jembatan ambil kanan menuju Sumowono – Pasar Sumowono ada pertigaan lurus saja hingga POM Bensin Palbapang ikuti petunjuk seperti diatas tadi.

Apabila kalian dari Semarang kota, bisa memilih jalur menuju Jogja, Solo ataupun Tembalang yang dilanjutkan menuju ke Ungaran, sesampainya di POM Bensin Lemah Abang terdapat pertigaan di kanan jalan (gapura bertuliskan selamat datang) belok ke pertigaan tersebut lalu ikuti saja petunjuk seperti diatas tadi.

foto pemandangan gunung merbabu dai candi gedong songo 
view merbabu dari candi V foto : brobali.com



Tips Saat Berlibur Ke Candi Gedong Songo :

  • datanglah saat pagi hari untuk merasakan suasana lebih segar dan sepi, karena biasanya saat sore kabut mulai turun menyelimuti kawasan ini.
  • jangan membuang sampah sembarangan dan jangan berbuat sesuatu yang tidak baik.
  • jalanan menuju ke lokasi sudah di aspal halus, namun jalannya banyak berbelok-belok dan naik turun, jadi pastikan kendaraan kamu normal ya.
  • lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, terutama motor karena jalannya yang cukup sempit.







Wisata Terdekat Dari Candi Gedong Songo :

Umbul Sidomukti (33 menit)
Umbul Sidomukti adalah salah satu tempat wisata alam lengkap di Kabupaten Semarang yang sudah sangat populer, lokasinya yang berada di kaki Gunung Ungaran menjadikan pemandangan di tempat wisata ini sangat indah.

Gunung Ungaran
Gunung Ungaran adalah gunung tertinggi di Semarang dengan ketinggian 2.050 Mdpl. walaupun tidak terlalu tinggi tapi gunung ini menawarkan pemandangan yang cukup indah lho, ditambah dengan treknya yang berfariasi, sangat cocok untuk pendaki pemula maupun profesional.



Bagikan Yuk!





Bantu Kami Untuk Selalu Meng-Update Informasi Terbaru dari Artikel Ini Apabila Terdapat Informasi yang Sudah Tidak Relevan Lagi Dengan Cara Berkomentar Di Kolom Komentar, Kami Akan Memperbaruinya Segera.
Terima Kasih



Related Posts

Previous
Next Post »