Tips dan Info Mendaki Gunung Sumbing, Gunung Tertinggi Kedua di Jawa Tengah


Gunung Sumbing merupakan sebuah gunung yang terletak di tiga Kabupaten, yaitu Magelang, Temanggung dan Wonosobo, selain itu Gunung Sumbing juga menjadi gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Gunung Slamet dengan ketinggian 3.371 Mdpl.


foto sunset di gunung sumbing
sunset di gunung sumbing. foto : brobali.com


Gunung Sumbing memiliki beberapa jalur diantaranya seperti via Garung (Wonosobo), Cepit Parakan (Temanggung), dan Bowongso (Wonosobo), diantara jalur-jalur tersebut, jalur Garung merupakan jalur paling populer dan terkenal diantara kalangan pendaki.

Seperti halnya dengan Gunung Merapi dan Merbabu yang bedekatan, Gunung Sumbing juga terletak bersebelahan dengan Gunung Sindoro, sehingga tak jarang pula banyak orang menyebutnya gunung kembar.

Gunung Sumbing terkenal dengan jalurnya yang cukup berat namun memiliki pemandangan yang indah, bahkan ketika kita sampai di puncaknya kita bisa melihat seluruh gunung di Jawa Tengah mulai dari gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, Prau, Slamet, Lawu, Ungaran, Telomoyo hingga Andong.

Bagi kamu yang ingin mendaki Gunung Sumbing pertama kali, disarankan untuk melalui jalur Garung karena lokasinya yang mudah dijangkau dan cukup populer, jadi kamu akan menemukan banyak barengan.

Gunung Sumbing memiliki 2 puncak, yaitu Puncak Buntu (3362 Mdpl), dan Puncak Sejati (3371 Mdpl), biasanya para pendaki hanya sampai di Puncak Buntu karena lebih mudah, namun jika kamu ingin sampai di Puncak Sejati juga tidak masalah.

baca juga : tips lengkap mendaki gunung Lawu


foto jalur menuju puncak sejati gunung sumbing
jalur menuju puncak sejati.


Gunung Sumbing via Garung

Basecamp Gunung Sumbing via Garung cukup mudah ditemukan karena lokasinya yang berada di samping jalan, jika kamu dari Semarang dan Sekitarnya bisa melalui jalur Sumowono-Temanggung-Wonosobo, tepat setelah perbatasan Temanggung dan Wonosobo terdapat jalur kekiri dengan papan petunjuk “Basecamp Garung Gunung Sumbing”.

Perkiraan Waktu Tempuh :
Basecamp – Pos 1 (2 jam berjalan kaki, setengah jam naik ojek)
Pos 1 – Pos 2 (kurang lebih 2 jam)
Pos 2 – Pos 3 (kurang lebih 1 jam)
Pos 3 -  Pestan (kurang lebih setengah jam)
Pestan – Watu Kotak (kurang lebih 1,5 jam)
Watu Kotak – Puncak Buntu/Kawah (kurang lebih 2 jam)
Puncak Kawah -  Puncak Sejati (kurang lebih 15 menit)
Total : 8-9 Jam (tergantung kecepatan kamu berjalan)

Tips Mendaki Gunung Sumbing via Garung :


  • Hanya terdapat satu sumber air saja yaitu di dekat Pos 1, dari Pos 1 kita masih harus berjalan sekitar 100 meter untuk sampai di sumber air, lokasinya berada di belakang Pos ojek, namun terkadang saat musim kemarau sumber air ini kering.

  • Bawa perbekalan air yang cukup karena sumber air hanya terdapat di Pos 1 dan terkadang juga kering, minimal 1 orang membawa 3 botol ukuran 1 liter.

  • Jalur via Garung terbilang cukup sulit karena menanjak terus, jadi persiapkan fisikmu terlebih dahulu sebelum mulai mendaki.

  • Lebih disarankan untuk naik ojek dari Basecamp ke Pos 1 untuk menghemat waktu dan tenaga, karena jika kita berjalan membutuhkan waktu sekitar 2 jam.

  • Biasanya pendaki mendirikan tenda terakhir di Pestan dan bawahnya, tapi lebih direkomendasikan di bawah Pestan karena banyak pepohonan, jika kamu mendirikan di Pestan cukup rawan terkena badai sebab tidak ada pepohonan yang menghalangi.

  • Dari Pestan menuju Puncak masih membutuhkan waktu sekitar 3 jam, pastikan kamu tidak telat untuk melakukan summit ya.

  • Jika kamu ingin melihat sunrise, kamu harus bisa sampai puncak terlebih dahulu, sebab sunrise di jalur Garung ini hanya bisa dilihat di puncak.


baca juga : tips lengkap mendaki gunung Merbabu

Gunung Sumbing via Cepit Parakan

Lokasi jalur ini terletak di desa Cepit, Parakan, Kabupaten Temanggung, walaupun kurang populer namun jalur cepit parakan terkenal memiliki pemandangan yang cukup indah, jalur ini biasa dipakai olhe peziarah jadi tidak terlalu banyak ditemui pendaki.

Untuk menuju basecamp yang perlu kita tuju adalah Rumah Sakit Ngesti Waluyo, Temanggung, lalu dilanjutkan menuju desa Cepit. Basecamp di Cepit bisa dibilang tidak ada jadi kita hanya bertamu di salah satu rumah penduduk saja. Tenang saja karena penduduk di Cepit orangnya ramah-ramah

Perkiraan Waktu Tempuh :
Pos Pengamatan – Pos 1 (1 jam)
Pos 1 – Pos 2 (1 jam)
Pos 2 – Pos 3 (1 jam)
Pos 3 – Kawah (kurang lebih 4 jam)
Kawah – Puncak Buntu (kurang lebih 15 menit)
Total : 7 Jam (tergantung kecepatan kamu berjalan)

Tips Mendaki Sumbing via Cepit Parakan :


  • Jalur Cepit Parakan ini terbilang cukup sepi pendaki dan biasa dilewati oleh para peziarah, sangat cocok bagi kamu yang tidak suka keramaian, namun tetap harus hati-hati ya.

  • Tidak terdapat sumber air di jalur ini, pastikan kamu membawa perbekalan cukup.

  • Bagi pemula yang belum pernah mendaki gunung Sumbing, tidak disarankan melalui jalur ini karena cukup sepi.


foto gunung sindoro dari gunung sumbing
view gunung sindoro dari puncak kawah. foto : mistersuu



Gunung Sumbing via Mangli Kaliangkrik

Jalur via Kaliangkrik ini terbilang cukup populer namun tidak seramai via Garung, jalur pendakian ini terletak di Desa Mangli, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, jalur pendakian via Mangli/Kaliangkrik terkenal cukup cepat untuk sampai puncak selain itu tidak seberat seperti jalur lainnya.

Untuk mencapai Mangli kita hanya perlu menuju Desa Kalegen. Jika menggunakan bus kita bisa turun di pertigaan Tonoboyo, diteruskan menggunakan angkot ke desa Kalegen lalu lanjut naik ojek Ke Mangli.

Perkiraan Waktu Tempuh :
Basecamp – Pos 1 (1 jam)
Pos 1 – Pos 2 (1 jam)
Pos 2 – Pos 3 (1 jam)
Pos 3 – Pos 4 Pohon Tunggal (1 jam)
Pos 4 – Puncak (2 jam)
Total : 6-7 Jam (tergantung kecepatan kamu dalam berjalan)

Tips Mendaki Gunung Sumbing via Kaliangkrik :


  • Karena lokasinya yang berada di sebelah timur, jadi kamu tidak perlu sampai puncak untuk melihat sunrise, tidak seperti jalur Garung dimana kamu harus sampai puncak untuk melihat sunrise.

  • Jalur ini terbilang lebih mudah daripada jalur lainnya, namun cukup sepi pendaki.

  • Terdapat banyak sumber air selama menuju Pos 1 dan juga terdapat sungai di jalur Pos 4 menuju Puncak.

  • Biasanya pendaki mendirikan tenda terakhir di Pos 3 dan 4 (Pohon Tunggal).

  • Menurut beberapa pengalaman pendaki, jalur via Kaliangkrik ini memiliki pemandangan terindah.


baca juga : tips lengkap mendaki gunung Merapi

Gunung Sumbing via Bowongso

Jalur Bowongso walaupun cukup populer namun terbilang sangat sepi, jalur ini berada di Kabupaten Wonosobo, sama-sama di Wonosobo, jalur Bowongso masih kalah populer dengan Garung, jadi tidak direkomendasikan bagi pendaki pemula.

Jalur ini terletak di Desa Bowongso, Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, untuk menuju basecamp kita hanya perlu menuju terminal Mendolo Wonosobo. Dari terminal Mendolo kita menuju ke pasar Kertek ( terletak di antara jalan raya Wonosobo – Temanggung ). Dari pasar Kertek baru kita menuju basecamp Bowongso.

Perkiraan Waktu Tempuh :
BASECAMP – Gardu Pandang (30 menit)
Gardu Pandang – Pos I Taman Asmara (30 menit)
Pos I – Pos II Bogel (3 jam)
Pos II – Pos III (1 jam)
Pos III – Puncak Buntu (2 jam)
TOTAL = 7 jam (tergantung kecepatan kamu berjalan).

Tips Mendaki Gunung Sumbing via Bowongso :


  • Jalur Bowongso terbilang cukup pendek dan mudah, jadi cukup aman, sayangnya jalur ini sepi oleh pendaki.

  • Jalur Bowongso memiliki pemandangan yang tak kalah indah dengan jalur lainnya, selain itu juga terdapat sabana di jalur ini.

  • Terdapat mata air di jalur dari Pos 2 menuju Pos 3.

  • Biasanya pendaki mendirikan tenda terakhir di Pos 3.


foto lautan awan di gunung sumbing
menanti terbenamnya matahari. foto : fahlul_iqbalzzz




Gunung Sumbing via Sipetung

Jalur pendakian via Sipetung ini terletak di Desa Jambu, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, dari arah Magelang-Wonosobo turun di depan gerbang desa Jambu kec.Kledung yang letaknya di kiri jalan. hampir berhadapan dengan gerbang menuju wisata puncak sunrise Posong yang berada di kanan jalan. untuk menuju ke sini kamu bisa dengan naik bis atau kendaraan pribadi dengan melewati KM.09 Jalan Raya Parakan-Wonosobo. setelah tiba di gerbang desa, ada petunjuk menuju basecamp Green Grass Hiking Club yang berjarak 500m dari gerbang desa.

Belum diketahui pasti berapa waktu yang harus ditempuh untuk sampai di puncak melalui jalur Sipetung, namun menurut informasi melalui jalur Sipetung tidak jauh beda dengan jalur lainnya, yaitu sekitar 7-8 Jam, tergantung kecepatan kamu dalam berjalan.

Tips Mendaki Gunung Sumbing via Sipetung :


  • Terdapat sumber air di Pos 2.

  • Jalur via Sipetung ini relatif susah namun juga tidak mudah.

  • Dari beberapa jalur lainnya jalur Sipetung cukup ramai dilalui pendaki setelah via Garung.


baca juga : baru mengenal dunia pendakian? yuk baca peraturan pendaki gunung ini


Di samping pemandangan indah dan mempesona yang tersaji serta berbagai kebudayaan tradisional masyarakat setempat, ada beberapa hal yang harus dipatuhi oleh para pendaki agar selama pendakian di Gunung Sumbing tidak menemui hal-hal yang tidak diinginkan, di antaranya adalah:


  • Dilarang buang air (besar/kecil) sembarangan
  • Dilarang membawa narkoba
  • Dilarang melakukan zina
  • Dilarang mengeluh
  • Dilarang berkata bohong dan berlaku sombong
  • Tidak merusak tanaman
  • Tidak mengganggu kebun penduduk


Nah, itulah informasi mengenai jalur pendakian di Gunung Sumbing, dibawah ini merupakan tips tambahan bagi kamu yang ingin mendaki di gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah.

  1. Rombongan terbaik adalah 4-8 orang.
  2. Sebelum mulai mendaki, pastikan kamu olahraga ringan seminggu sebelum mendaki agar tubuh tidak kaget.
  3. Bawa peralatan khusus mendaki seperti sepatu/sandal gunung, tenda, sleeping bag, kompor, dan tentunya logistik yang mencukupi.
  4. Selalu utamakan kebersamaan tim.
  5. Prioritas utama adalah keselamatan bersama, bukan puncak ataupun pemandangan.

baca juga : daftar nomor kontak basecamp dari gunung-gunung di Indonesia

Jadi kapan kamu akan mendaki ke Gunung Sumbing?

Bagikan Yuk!





Bantu Kami Untuk Selalu Meng-Update Informasi Terbaru dari Artikel Ini Apabila Terdapat Informasi yang Sudah Tidak Relevan Lagi Dengan Cara Berkomentar Di Kolom Komentar, Kami Akan Memperbaruinya Segera.
Terima Kasih



Related Posts

Previous
Next Post »